Home SPORT

Sepakbola Akan Terapkan Aturan Kartu Biru, untuk Pelanggaran Apa?

Bakti M. Munir
Wasit Anthony Tailor memberi kartu merah kepada pemain pada laga antara Arsenal vs Liverpool di Premier League. (Foto:  @premier league)
Wasit Anthony Tailor memberi kartu merah kepada pemain pada laga antara Arsenal vs Liverpool di Premier League. (Foto: @premier league)

LONDON, Quarta.id– Wasit selama ini hanya memberi sanksi kartu kuning atau merah kepada pemain sepakbola yang melanggar.

Kini, aturan kartu biru akan diperkenalkan di pertandingan sepak bola. Gagasan ini dilontarkan Dewan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB).

Kapan wasit akan memberikan kartu biru kepada pemain?

BACA JUGA: Liverpool-Arsenal Hanya Terpaut Dua Poin, Title Race Memanas!

Kartu biru akan dikeluarkan jika ada pemain yang memprotes wasit dengan cara yang tidak terpuji dan melakukan cynical foul.

Contohnya adalah pemain merendahkan wasit, mempertanyakan kualitas wasit, membanting bola ke tanah atau melakukan tepuk tangan terhadap keputusan wasit secara sinis.

BACA JUGA: Meski Kalah dan Tersingkir, Skuad Garuda Tetap Bikin Bangga!

Sedangkan cynical foul adalah pelanggaran yang dilakukan pemain berupa penggagalan penyerangan yang dianggap berbahaya.

Apa beda kartu biru dengan kartu merah dan kuning?

Kartu merah adalah sanksi untuk pelanggaran berat yang membuat pemain diusir oleh wasit keluar lapangan.

BACA JUGA: Mengejutkan, Jurgen Klopp Umumkan Tinggalkan Liverpool di Akhir Musim

Kartu kuning bersifat peringatan keras, namun pemain yang melanggar masih bisa melanjutkan pertandingan.

Jika pemain yang sama mendapat kartu kuning kedua di pertandingan yang sama, maka itu berarti pemain otomatis dikartu merah.

Sedangkan kartu biru sanksinya hanya sementara saja. Pemain yang melanggar akan dikeluarkan dari lapangan selama 10 menit dan dapat kembali masuk ke lapangan.

BACA JUGA: Timnas Australia Puji Skuad Muda Garuda, Juluki Marselino Ferdinan “Golden Boy” Indonesia

Namun, jika pemain mendapatkan 1 kartu kuning dan 1 kartu biru maka itu juga berarti si pemain terkena kartu merah.

Jika pemain mendapatkan 2 kartu biru maka si pemain tersebut juga dianggap mendapatkan kartu merah.

Aturan ini berlaku pada semua pemain di dalam lapangan termasuk penjaga gawang. Pemain yang bebas aturan ini hanya yang duduk di bangku cadangan.

BACA JUGA: Yordania, Tim Semenjana yang Menulis Dongeng di Piala Asia 2023

Pemain yang dikartu biru akan masuk ke dalam ruang Sin Bin atau “tempat menghapus dosa” dengan tujuan agar memperbaiki perilakunya saat kembali ke lapangan.

Rencana penerapan aturan kartu biru ditentang banyak kalangan.

Dikutip dari Dailymail.co.uk,  legenda Arsenal Paul Merson mengecam gagasan tersebut dan menyebutnya sebagai “buang-buang waktu”. Dia menilai aturan tersebut akan mematikan permainan dan menciptakan sepak bola yang paling membosankan.

BACA JUGA: Balada Mourinho, Pelatih Langganan Trofi tapi Selalu Dipecat di Musim Ketiga

Sejumlah manajer dan pelatih kepala klub Premier League disebut menolak aturan ini, di antaranya Ange Postecoglou dari Tottenham Hotspur, Sean Dyche dari Everton, dan Roy Hodgson dari Crystal Palace.

FA dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan uji coba “Sin-Bin” di Piala FA dan Piala FA Wanita musim depan.

BACA JUGA: Eks Bintang MU Jesse Lingard Pilih Main di Liga Korsel ketimbang Eropa

Ketua wasit FIFA Pierluigi Collina mendukung gagasan baru tersebut.

“Uji coba aturan ini sangat sukses di kompetisi akar rumput. Sekarang kita berbicara tentang level yang lebih tinggi, sangat mungkin untuk sepak bola profesional atau bahkan sepak bola profesional tinggi,” ujarnya.

Sebaliknya, presiden UEFA Aleksander Ceferin telah menyuarakan keberatannya atas langkah tersebut dan menyebut “Sin-Bin” tidak akan digunakan di Kejuaraan Eropa musim panas ini atau Liga Champions musim depan.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *