Ini Tips dari Ahli Kesehatan IDI agar Perjalanan Mudik Nyaman, Aman, dan Selamat

Siti Lestari
Kendaraan pemudik mengantre di gerbang Tol Cikampek Utama, Jumat (5/7/2024). (Foto: jasamarga,com)
Kendaraan pemudik mengantre di gerbang Tol Cikampek Utama, Jumat (5/7/2024). (Foto: jasamarga,com)

JAKARTA, Quarta.id– Perjalanan panjang saat mudik ke kampung halaman tidak jarang menguras energi sehingga butuh persiapan dan perencanaan yang matang.

Demi keselamatan dan kenyamanan, pemudik perlu memastikan kondisi fisik dan mental mereka  berada dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan panjang. 

Apa saja tips bagi pemudik agar agar kondisi fisik dan mental tetap sehat selama perjalanan? Berikut ini penjelasan dr Muhammad Fachrurrozy Basalamah dari Pusat Krisis dan Penanggulangan Bencana Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) yang dikutip dari laman idionline.org, Minggu (7/4/2024).

BACA JUGA: Jelang Lebaran, MUI Sampaikan 10 Poin Tausiyah, Singgung Mudik dan Sengketa Pemilu di MK

Menurutnya, ini hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan mudik:

Kesiapan Fisik 

Berhubung akan melakukan perjalanan yang lama, pemudik sebaiknya mengetahui kondisi fisik sebelum pergi, apakah pemudik dalam keadaan sehat atau sedang terkena gejala sakit tertentu. Pemudik disarankan untuk mengecek kondisi kesehatannya, baik itu ke puskesmas atau ke dokter umum. 

“Jangan sampai kita saat menuju ke kampung halaman malah membawa penyakit dan menularkan penyakit kepada pemudik lain yang dijumpai di perjalanan,”  ujar Dr. Muhammad Fachrurrozy Basalamah.

Pastikan Kondisi Kendaraan Tidak Bermasalah 

Apabila akan mudik menggunakan kendaraan pribadi, alangkah lebih baik mengecek terlebih dulu kondisi keseluruhan kendaraan yang akan digunakan ketika mudik.

BACA JUGA: Pemudik Membeludak, Tiket Ferry Merak-Bakauheni Sold Out untuk Jadwal sampai 8 April 2024

Pastikan kondisi ban aman, siapkan ban tambahan, kebutuhan bensin tercukupi, dan hal-hal teknis lainnya terkait kendaraan sudah benar-benar tidak ada masalah.  Selalu ingat ada keluarga yang menunggu di rumah sehingga lakukan perjalanan dengan hati-hati, dan jangan terburu-buru. 

Wajib Istirahat 2 Jam Sekali 

Jika perjalanan saat mudik menempuh waktu lebih dari 8 jam, disarankan untuk beristirahat atau mengambil jeda setiap 2 jam sekali. Pemudik harus memperhatikan pola cairan yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap seimbang. 

“Selama melakukan perjalanan mudik, bisa dipastikan kita akan banyak duduk dalam waktu yang lama. Dengan mengambil jeda sebentar, kita memberikan kesempatan kepada tubuh untuk mengembalikan cairan yang hilang. Beristirahatlah selama 20 menit untuk kembali mengisi energi yang terpakai sebelumnya,” katanya. 

BACA JUGA: Libur Lebaran Idulfitri, MRT Beroperasi dari Pukul 05.00 hingga 24.00

Bagi para pemudik, jangan juga sampai memaksakan perjalanan apabila jarak pandang sudah mulai terganggu, apalagi kondisi jalanan sedang hujan dan jarak pandang terhalangi. 

“Jarak pandang yang baik itu adalah 30 meter ke depan. Kalau sudah merasa tidak pas untuk melakukan perjalanan, sebaiknya menepi sejenak di rest area atau bahu jalan, supaya menghindari risiko yang tidak diinginkan ketika di perjalanan,” sarannya. 

Perhatikan Asupan Makanan  

Jangan mengonsumsi makanan-makanan yang akan mengundang hal-hal tidak beres saat di perjalanan. Jangan lupa untuk tetap penuhi kebutuhan air putih yang cukup, apalagi jika sudah tiba waktunya berbuka puasa. 

“Hindari makanan yang pedas, asam, dan membeli makanan sembarangan yang tidak diketahui bagaimana kehigienisannya. Terlebih lagi makanan yang kita tidak tahu bagaimana proses pembuatannya,” ujarnya.

BACA JUGA: Penyumbang Kecelakaan Paling Tinggi, Hindari Mudik Menggunakan Sepeda Motor

Kalaupun membawa makanan dari rumah, sebaiknya perhatikan jangan sampai menyimpan makanan lebih dari 4 jam atau disimpan sampai basi.

“Kalau pemudik melakukan perjalanan saat malam hari, boleh minum kopi, asalkan kebutuhan air putih juga terpenuhi dengan baik,” jelas Dr. Muhammad Fachrurrozy Basalamah. 

Membawa obat-obatan 

Jangan lupa untuk menyediakan obat-obatan dan alat P3K. Setidaknya jika ada kejadian tidak terduga, sudah ada persiapan dan tidak kerepotan saat di jalan. 

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *