Lolos DPR RI dan Ungguli Suara Caleg Petahana, Ini Sosok Dokter Gamal Albinsaid yang Inspiratif

Al-Qadri Ramadhan
Gamal Albinsaid (Foto: X/@Gamal_Albinsaid)
Gamal Albinsaid (Foto: X/@Gamal_Albinsaid)

JAKARTA, Quarta.id– Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dr Gamal Albinsaid ramai diperbincangkan di media sosial.

Pemicunya adalah cuitan politikus yang berprofesi dokter tersebut di Twitter saat merespons dirinya yang lolos ke DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur V atau Malang Raya.

Di Dapil V Jawa Timur dirinya menempati posisi ketiga perolehan suara terbanyak. Ada delapan kursi yang tersedia di dapil tersebut.

BACA JUGA: Ucapkan “Innalillahi” karena Jadi Anggota DPR RI Terpilih, Akun Dokter Muda Asal PKS Ini Diserbu Warganet

Di Twitter, Gamal menampilkan gambar berisi tabel daftar caleg yang lolos ke DPR RI berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat kecamatan, sambil menulis, “Innalilahi wa inna ilaihi roji’un”.

Cuitan “innalillahi” pada Rabu (6/4) tersebut kemudian ramai diperbincangkan. Banyak warganet yang memuji ucapannya tersebut.

“Sudah benar ini, jabatan adalah musibah yang menjadi beban, semoga diberi kekuatan oleh Allah Swt,” kata akun @sadri*** di kolom reply.

BACA JUGA: NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu

Namun, tidak sedikit orang yang sinis karena pernyataannya itu.

“Kalo zaman salaf memang mereka menganggap jabatan itu musibah dan mereka memang gak niat menjabat sejak awal, gak mau dipilih. Lha, kalau ini kan lucu. Dianggap ini musibah tapi dari awal emang niat nyaleg,” timpal akun @silent***.

Bukan Anak Muda Sembarangan

Sukses merebut satu kursi di dapil neraka adalah bukti sosok Gamal bukanlah sembarangan. Dapil V yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu ini dihuni oleh nama-nama populer dan berstatus petahana.

Nama-nama petahana tersebut di antaranya Ahmad Basarah dan penyanyi Krisdayanti dari PDIP, Muh Hassaunidin dan Ali Ahmad dari PKB, serta mantan pembalap nasional Moreno Soeprapto dari Partai Gerindra.

BACA JUGA: MK Hapus Ambang Batas Parlemen 4%, Ini Respons Perludem Selaku Pemohon Uji Materi

Berikut ini profil singkat dokter Gamal Albinsaid yang dirangkum Quarta.id dari berbagai sumber.

Gamal AlbinsaidM. Biomedlahir lahir pada September 1989. Dia seorang dokter, inovator kesehatan, wirausahawan sosial, yang juga inspirator. Banyak penghargaan internasional yang telah diraihnya.

BACA JUGA: Tiga Fraksi Kompak Dorong DPR Selidiki Kecurangan Pemilu, Hak Angket Bakal Sulit Dibendung

Satu di antara yang fenomenal adalah ketika meraih penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur Award dari Kerajaan Inggris.

Gamal menjadi pemuda pertama di dunia dan satu-satunya di Asia yang meraih penghargaan tersebut.

Dia menerima penghargaan langsung dari Pangeran Charles di Istana Buckingham, Inggris. Gamal berhasil menyisihkan 511 pengusaha dari 90 negara.

BACA JUGA: Dukung Angket dan Sebut Pemilu 2024 Paling Brutal, Ini Profil Anggota Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah

Pada 2017, Gamal juga pernah bertemu dan berbincang langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pertemuan berlangsung saat dia menghadiri sekaligus menjadi pembicara dan memberikan inspirasi di hadapan 25.000 peserta dari 150 negara pada 19th World Festival of Youth and Students di Sochi Rusia, 15 Oktober 2017.

Dalam perbincangan itu, orang nomor satu di Rusia tersebut memuji dan mengapreasiasi dokter Gamal. Gamal dikenal sebagai pelopor jaminan kesehatan bagi warga tak mampu.

BACA JUGA: Pasca Pemilu, Masyarakat Didorong Maksimalkan Fungsi WBS, Fasilitas Pengaduan Korupsi oleh KPK

Gamal menamatkan kuliah kedokteran di Universitas Brawijaya. Semasa kuliah dia telah meraih 12 penghargaan ilmiah dari berbagai universitas ternama di Indonesia.

Dia seorang inovator kesehatan, sekaligus social entrepreneur yang pertama kali mencetuskan Klinik Asuransi Sampah atau Garbage Clinical Insurance bagi masyarakat kurang mampu.

BACA JUGA: Keseringan Debat Kusir Soal Pilpres di Media Sosial Bisa Ganggu Kesehatan? Ini Kata Ahli

Caranya, masyarakat yang mau berobat cukup membawa sampah sebagai pengganti biaya berobat.

Kisah seorang anak pemulung bernama Khaerunnisa yang meninggal di gerobak sampah ayahnya karena sakit diare dan tak mampu berobat memotivasi Gamal mengembangkan berbagai inovasi di bidang kesehatan.

Visinya adalah membuka akses layanan kesehatan kepada semua orang, termasuk mereka yang kurang mampu. Dengan berbagai inovasi kesehatan tersebut, masyarakat yang kurang mampu bisa merasakan manisnya layanan kesehatan.

BACA JUGA: Kontroversi Gelar Jenderal Kehormatan Prabowo: Dari Tabrak Aturan UU hingga Motif Politik Utang Budi

Inovasinya telah membantu ribuan pasien mendapatkan layanan kesehatan.

Dengan berbagai inovasi kesehatan yang dikembangkannya, Gamal telah mendapatkan lebih dari 50 perhargaan dan 12 di antaranya adalah penghargaan internasional antara lain dari Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

BACA JUGA: Pengamat: Gelar Jenderal Kehormatan untuk Prabowo Kebijakan Keliru dan Paradoks

Gamal juga masuk dalam 1 di antara 50 inovator sosial paling berpengaruh di dunia.

Penghargaan internasional yang diraihnya antara lain, People Choice Award dari California University Tahun 2015 di Amerika Serikat, Takeda Young Entepreneur Award Tahun 2016 diJepang, 50 Most Impactful Social Innovator in The World Tahun 2016 di India.

BACA JUGA: ICW-KontraS: Pemilu 2024 Terburuk Sejak Era Reformasi, Tangan Presiden Jokowi Berperan

Selain itu, penghargaan Global Social Venture Challenge South East Asia Tahun 2015 di Kamboja, The HRH Prince of WalesYoung Sustainability Entrepreneur dari Kerajaan Inggris Tahun 2014 di Inggris, Youth for Asia dari Asia Development Bank Tahun 2015 di Korea Selatan, dan Japanese Award for Most Innovative Development Project Tahun 2016 di Peru.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *