Stop Overthinking! Yuk, Kembali Jalani Hari dengan Ceria dan Produktif

Siti Lestari
Ilustrasi. Setiap orang harus bisa mencegah  dirinya overthinking agar hidup yang dijalani tetap ceria dan lebih produktif. (Foto: X/kpp_pa)
Ilustrasi. Setiap orang harus bisa mencegah dirinya overthinking agar hidup yang dijalani tetap ceria dan lebih produktif. (Foto: X/kpp_pa)

JAKARTA, Quarta.id– Istilah overthinking populer di kalangan anak muda untuk menggambarkan seseorang dengan pikiran yang kerap berlebihan terhadap suatu hal.

Overthinking jelas fenomena psikologis yang merugikan. Jika membiarkan diri terjebak dalam overthinking, seseorang bisa menjadi pribadi yang tidak ceria dan juga tidak produktif.

BACA JUGA: Mengenal Post Vacation Blues, Rasa Malas untuk Kembali Bekerja Usai Liburan dan Cara Mengatasinya

Lantas apa ciri-ciri seseorang yang mengalami overthinking?

Untuk mengulas lebih dalam tentang overthinking, Quarta.id menyarikan artikel yang dipublikasi di laman idionline.org berikut ini.

Pengertian Overthinking

Pernahkah kamu merasa terjebak dalam pusaran pikiran yang tiada henti?

Sebagian dari kita mungkin kerap memikirkan kembali kesalahan di masa lalu, mencemaskan kejadian masa depan yang belum pasti, atau bahkan terus mempertanyakan keputusan yang telah diambil di masa kini?

Jika iya begitu, kamu mungkin termasuk yang mengalami overthinking.

BACA JUGA: Tidur Malam dengan Lampu Menyala Bisa Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Ahli!

Tidak dipungkiri jika banyak dari kita yang akrab dengan overthinkingOverthinking sendiri mengacu pada proses pemikiran yang berulang dan tidak produktif.

Hal ini dikarenakan pemikiran dapat terfokus pada banyak hal yang berbeda, Penelitian secara umum membedakan antara “merenung” tentang kejadian masa lampau dan “khawatir” akan masa depan.

BACA JUGA: Ayah di Indonesia Kurang Berperan dalam Pengasuhan Anak, UU KIA Mendesak Disahkan

Overthinking bisa dikatakan sebagai sebuah kecenderungan untuk memikirkan sesuatu secara berlebihan, khususnya hal-hal yang berbau negatif.

Hal ini jika dilakukan terus menerus akan menyebabkan stres, timbul kecemasan, dan bahkan mengalami depresi.

Hal-hal yang Cenderung Dipikirkan 

  • Masa Lalu

Merenungkan kejadian di masa lalu memang kerap menjadi hal-hal yang banyak dipikirkan oleh sebagian orang. Menyesali hal yang sudah dilakukan dan bahkan membencinya termasuk dalam kategori ini. 

Contohnya, pernahkah kamu merasa sedih karena tidak mengambil jalan hidup yang berbeda atau marah karena orang lain yang sudah memperlakukanmu dengan buruk?

BACA JUGA: Dampak Buruk Minuman Bersoda, Dari Obesitas hingga Gangguan Fungsi Otak

Atau, mungkin kamu terus-terusan memikirkan hal memalukan yang pernah kamu katakan pada seseorang.

Apapun alasannya, bisa dibilang kamu mungkin terlalu memikirkan masa lalu dengan cara yang tidak membantu sama sekali, baik itu di masa kini atau masa depan.

  • Masa Sekarang

Bisa jadi kamu terlalu memikirkan aspek yang terjadi di masa kini, seperti memikirkan situasi dan kondisi tertentu, permasalahan hubungan percintaan, kepribadian,  atau hal-hal lainnya.

Kamu kerap dibuat bertanya-tanya setiap hari apakah kamu berada dalam hubungan, pekerjaan, atau situasi yang tepat?

BACA JUGA: Hari Kesehatan Sedunia 2024, Ini Hak Kesehatan Warga yang Harus Dipenuhi Negara

Hubungan kamu dengan diri sendiri sebagian besar dapat dibentuk oleh pemikiran yang kamu miliki tentang dirimu saat ini. Apakah kamu cenderung menganggap dirimu positif atau kamu justru cenderung terlalu memikirkan kekurangan dan kesalahanmu?

  • Masa Depan 

Kamu mungkin khawatir tentang sesuatu yang terjadi dalam waktu dekat. Misalnya, seperti akan melakukan interview kerja, presentasi di depan atasan di kantor, atau beberapa hal yang akan dilakukan di masa depan.

BACA JUGA: Makanan dan Minuman Ini Ternyata Dapat Memicu Rasa Kantuk, Hindari Saat Sedang Nyetir!

Atau bisa jadi kamu mungkin disibukkan dengan kekhawatiran eksistensial dalam jangka panjang, seperti pertanyaan, “Bagaimana jika aku tidak pernah menemukan kebahagiaan dalam hidup?”

Tanda-tanda Overthinking

Berikut beberapa tanda-tanda kamu mungkin mengalami overthinking:

  • Sulit untuk berhenti memikirkan sesuatu, bahkan setelah kejadiannya lama berlalu
  • Terus-menerus mempertanyakan keputusan yang sudah diambil
  • Selalu membayangkan skenario terburuk
  • Takut membuat kesalahan
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Merasa gelisah dan mudah marah
  • Kesulitan tidur 

Saatnya kamu menghindari untuk overthinking. Jangan terjebak dengan kekhawatiran berlebihan karena itu membuatmu tidak fokus dan sulit menyelesaikan tugas-tugas atau pekerjaan.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *