Home EVENT

Gelar TOD Forum di Tokyo, MRT Akan Pamerkan Pembangunan Kawasan Berorientasi Transit di Jakarta

Siti Lestari
Pemandnagan salah satu mal di Jakarta yang memiliki akses langsung ke stasiun MRT. (Foto: jakartamrt.co.id)
Pemandnagan salah satu mal di Jakarta yang memiliki akses langsung ke stasiun MRT. (Foto: jakartamrt.co.id)

JAKARTA, Quarta.id- Kehadiran MRT Jakarta banyak mengubah budaya penggunaan transportasi umum di Jakarta. Animo masyarakat menggunakan MRT juga terus meningkat dari waktu ke waktu.

Kehadiran MRT juga memicu kemunculan kawasan berorientasi transit di sepanjang jalur MRT Jakarta. Transformasi Kota Jakarta menjadi transit-oriented development (TOD) ini akan ditunjukkan ke dunia internasional melalui TOD Forum yang digelar di Tokyo, Jepang, pada Kamis-Jumat (25—26/4/2024).

TOD Forum di luar negeri untuk kedua kalinya ini bertempat di Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jepang.

BACA JUGA: MRT Moda Transportasi Favorit pada Hari Raya Lebaran, Pengguna Capai 70.000 Orang

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud.mengatakan, forum ini akan mengundang perwakilan dari lembaga pemerintah Jepang, konsultan, hingga perusahaan properti dan real estate kedua negara.

Rencananya, akan hadir oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dan Vice Minister Ministry of Land, Infrastructure, Transport, and Tourism of Japan Uehara Atsushi.

Farchad menjelaskan, TOD Forum tersebut merupakan upaya dari PT MRT Jakarta (Perseroda) sebagai pengelola utama kawasan berorientasi transit di sepanjang jalur MRT Jakarta untuk menunjukkan kepada komunitas internasional bahwa Jakarta, melalui MRT Jakarta, sedang melakukan transformasi menjadi transit-oriented development.

“Bukan lagi menjadi kota yang berbasis kendaraan pribadi atau car-oriented development,” ungkapnya di kutip di laman jakartamrt.co.id, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA: Apa Kabar Proyek Pembangunan MRT Bundaran HI-Kota? Ini Perkembangan Terbarunya

Dalam forum tersebut juga akan dilakukan penandatanganan head of agreement, nota kesepahaman dan kerja sama dengan beberapa pihak, terkait potensi investasi dan kemitraan serta kerja sama pengembangan kawasan berorientasi transit.

“Kita juga akan melakukan sejumlah diskusi dan pertemuan terkait sejumlah aspek penting dalam pengembangan TOD seperti pendanaan, perencanaan dan regulasi, hingga seisi one-on-one oleh peserta forum,” pungkasnya.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *