Jenazah Korban Kecelakaan Bus SMK Depok Dijemput Keluarga, Puluhan Korban Luka Dirujuk ke RS Brimob

Al-Qadri Ramadhan
Korban luka kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat, mendapatkan perawatan tim medis. (Foto: beritadepok.go.id)
Korban luka kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat, mendapatkan perawatan tim medis. (Foto: beritadepok.go.id)

DEPOK, Quarta.id– Korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok yang terguling di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat sudah diberangkatkan menuju Kota Depok, Minggu (12/5/24) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam kecelakaan ini, 11 orang dinyatakan meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka.

Para korban dirujuk ke sejumlah Rumah Sakit (RS) di Kota Depok untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara korban meninggal telah dijemput keluarga.

BACA JUGA: Penyumbang Kecelakaan Paling Tinggi, Hindari Mudik Menggunakan Sepeda Motor 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, berdasarkan laporan sementara yang dihimpun tim tenaga kesehatan (nakes) yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang, dari 32 pasien masih terdapat empat pasien yang masih berada di UGD karena belum dapat dibawa karena harus mendapatkan penanganan bedah syaraf. 

“Jadi info dari tim kami di lapangan, ada dua pasien yang sudah dirujuk ke RS Universitas Indonesia (UI) dan 20 pasien dibawa ke RS Brimob,” tuturnya dilansir laman resmi Pemkot Depok, berita.depok.go.id, Minggu (12/5/2024). 

BACA JUGA: Bus Mudik Gratis Seringkali Kosong karena Kuota Tak Dipakai, MTI Sarankan Ini ke Pemerintah

Kemudian, jelas Mary, terdapat sepuluh pasien dari Puskesmas Palasari juga sudah dijemput ambulans dibawa ke Depok untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 Lalu, ada tiga korban dari RS Harmoni juga sudah dijemput untuk dirujuk ke RS Brimob. 

Mary menambahkan, untuk korban meninggal, informasi sementara yang didapatkan ada sembilan jenazah yang sudah dijemput keluarga.

BACA JUGA: Telan Korban, Kementerian Perhubungan Ancam Bus “Telolet” Tidak Lulus Uji Berkala

Serta, ada satu jenazah yang masih belum bisa dibawa karena keluarga belum datang untuk proses identifikasi. 

“Kami masih terus menunggu update informasi penangana korban dari petugas kami di lapangan. Semoga seluruh korban mendapat perawatan yang optimal,” tandasnya.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *