Kaesang Ketum PSI, Politikus PDIP Ini Puji Alam Ganjar Lebih Punya Kecerdasan dan Militansi

admin
Andreas Hugo Pereira (FOTO: Ist)
Andreas Hugo Pereira (FOTO: Ist)

JAKARTA, Quarta.id– Putra Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep resmi ditunjuk sebagai ketua umum (ketum)  Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Terpilihnya Kaesang disebut-sebut menimbulkan situasi tidak nyaman di internal DPP PDIP. Ini tidak lepas dari status Kaesang yang merupakan putra Jokowi yang tak lain adalah kader PDIP.

Politikus PDIP yang juga anggota Faksi PDIP di DPR Andreas Hugo Pereira yang dimintai tanggapan terkait Kaesang jadi ketua umum PSI memberi respons santai.

BACA JUGA: Megawati Diprediksi Baru Akan Umumkan Cawapres Ganjar pada Momen Ini

Dia malah membalas permintaan wawancara Quarta.id dengan mengirimkan meme lewat pesan WhatsApp yang menampilkan profil putra bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar.

“Lebih baik bahas yang ini,” ujarnya, Selasa (26/09/2023).

Putra Ganjar yang akrab disapa Alam Ganjar belum lama ini menarik perhatian publik seusai tampil bersama ayahnya pada sebuah acara talkshow di salah satu stasiun TV swasta.

BACA JUGA: Prabowo Bangun Koalisi Gemuk, Ini Plus Minus Capres Didukung Banyak Partai

Tidak hanya mengirim gambar yang memuat profil Alam Ganjar, Andreas Hugo Pereira juga mengirimkan potongan video saat Alam Ganjar dengan lugas dan percaya diri menjawab pertanyaan yang diajukan host pada talkshow tersebut.

Saat ditanya, apakah responsnya itu berarti bahwa PDIP tidak mempersoalkan Kaesang dan PSI karena Ganjar juga memiliki putra usia milenial dan berbakat, Andreas menjawab dengan membuat perbandingan.

BACA JUGA: Prabowo Dinilai Tersandera, Koalisinya Rapuh dan Rentan Bubar, Ini Penyebabnya

“Makanya, saya lebih melihat potensi kecerdasan, militansi, integritas, dan loyalitas pada Alam,” tandasnya.

Kaesang ditunjuk menjadi ketua umum PSI menggantikan Giring Ganesha hanya tiga hari setelah gabung menjadi anggota partai.

Penunjukan Kaesang menuai banyak kritik karena PSI yang selama ini mengusung tagline “Tegak Lurus dengan Pak Jokowi” dinilai mengabaikan kaderisasi dan memilih jalan instan demi mendapatkan dukungan di Pemilu 2024.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *