Bulan Relawan Nasional, Ini Manfaat Jadi Relawan Sosial untuk Gen Z

Siti Lestari
Ilustrasi anak muda pada salah satu kegiatan sosial. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi anak muda pada salah satu kegiatan sosial. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, Quarta.id- April dikenal sebagai Bulan Relawan Nasional. Dan saat ini, ada banyak pilihan kegiatan sosial dimana anak muda bisa turut serta menjadi sukarelawan atau volunteer.

Aktivitas sosial yang membutuhkan jasa relawan biasanya berorientasi pada bidang lingkungan, kepemudaan hingga pemberdayaan masyarakat.

Meskipun tidak menjadi aktivitas utama, menjadi seorang volunteer juga membutuhkan keterampilan khusus, diantaranya kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi dan manajemen waktu.

BACA JUGA: Unik dan Inspiratif, Komunitas Anak Muda di Gresik Bagi Takjil Sambil Kampanye Gaya Hidup Zero Waste

Kebanyakan individu memilih jadi relawan untuk memberi kontribusi pada persoalan sosial di tengah-tengah masyarakat. Namun siapa sangka, menjadi volunteer ternyata memiliki manfaat jangka panjang, terutama pada anak muda (Gen Z).

Laman Universitas Multimedia Nusantara umn.acid membeberkan beberapa manfaat menjadi volunteer, diantaranya bertambahnya pengalaman akan hal-hal baru.

“Pengalaman ini juga bisa menjadi modal dalam menghadapi situasi ke depannya. Dengan mengikuti kegiatan volunteer ini bisa jadi kalian akan mendapatkan hal-hal yang sama sekali belum kalian ketahui,” tulis laman itu pada 2023 lalu.

BACA JUGA: Unik dan Inspiratif, Komunitas Anak Muda di Gresik Bagi Takjil Sambil Kampanye Gaya Hidup Zero Waste

Manfaat selanjutnya adalah membangun dan memperluas link atau networking

Tak jarang link atau jejaring pertemanan atau kenalan menjadi jawaban dari sebuah permasalahan dikemudian hari tertuama ketika telah memasuki dunia kerja.

Dengan mengikuti kegiatan volunteer, secara tidak langsung seseorang juga dapat mengasah kepekaan sosial.

BACA JUGA: Satu Dekade Sedekah Buku Indonesia Gelorakan Literasi hingga ke Pelosok Negeri

Secara jangka panjang, kepekaan sosial dibutuhkan untuk dapat mengenali lingkungan sekitar dan juga karakter banyak orang, nilai hidup yang bermanfaat untuk memasuki tantangan di masa depan.

Menariknya lagi, menjadi relawan sosial ternyata dapat meningkatkan kesehatan mental. Hal ini merujuk pada suasana senang dan bahagia yang timbul saat melakukan kegiatan yang memberi manfaat kepada orang banyak.

BACA JUGA: Jelang Satu Dekade Indonesia Rare Disorders (IRD): Sopport System Penyandang Kelainan Langka di Indonesia

Laman halodoc.com menyebut,  memiliki kehidupan sosial yang aktif dapat meningkatkan sistem kekebalan dan membantu mengurangi isolasi, faktor utama penyebab depresi.

Dan siapa sangka, saat ini banyak koorporasi yang menjadikan aktivitas kerelawanan sebagai pertimbangan untuk rekruitmen karyawan baru.

“Dengan menambahkan pengalaman menjadi relawan sosial pada resume, kamu bisa menunjukkan dirimu sebagai kandidat yang dapat diandalkan, peduli sesama, dan memiliki visi. Nah, beberapa aspek tersebut tentunya berperan penting ketika kamu sedang melakukan wawancara kerja, “ tutup laman halodoc.com.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *