Dukung Serangan Balasan Iran ke Israel, Hamas: Hak Setiap Negara Membela Diri atas Agresi Zionis

Al-Qadri Ramadhan
Bendera bergambar logo kelompok pejuang Palestina Hamas. (Foto: Bassem Tellawi, AP)
Bendera bergambar logo kelompok pejuang Palestina Hamas. (Foto: Bassem Tellawi, AP)

JERUSALEM, Quarta.id- Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, menyatakan dukungannya kepada Iran setelah negara tersebut meluncurkan ratusan rudal dan drone ke Israel sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap konsulatnya di ibu kota Suriah, Damaskus pada 1 April 2024.

BACA JUGA: Kemlu Nyatakan Tak Ada WNI yang Terdampak Serangan Iran ke Israel

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (13/4/2024), Hamas yang memerintah daerah kantong Palestina di Gaza, mengatakan pihaknya menegaskan “hak alami” negara-negara dan masyarakat di Timur Tengah untuk membela diri dalam menghadapi agresi Zionis.

“Operasi militer yang dilakukan Iran terhadap entitas Zionis adalah hak alami dan merupakan respons terhadap kejahatan yang menargetkan konsulat di Damaskus,” katanya dikutip dari aljazeera.com, Minggu (14/4/2024).

BACA JUGA: Iran Lancarkan Serangan Militer ke Israel, Ini Respons Netanyahu dan Presiden AS Joe Biden

Menurut militer Israel, salvo Iran yang ditembakkan pada Sabtu malam terdiri dari lebih dari 300 rudal jelajah, rudal balistik, dan drone. Sekitar 99% proyektil, menurut juru bicara Israel, berhasil dicegat dengan bantuan dari Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan pihaknya meluncurkan drone dan rudal di bawah Operasi True Promise sebagai bagian dari hukuman atas kejahatan entitas Zionis yang menargetkan konsulat Iran di Suriah.

Serangan di Damaskus menewaskan 12 orang, termasuk dua jenderal senior di Pasukan elit Quds IRGC.

Israel tidak membenarkan atau membantah bertanggung jawab atas serangan konsulat tersebut.

BACA JUGA: Iran Mulai Serangan Militer ke Israel, Luncurkan Puluhan Drone dan Rudal

Misi Iran di PBB menyatakan bahwa pihaknya sekarang menganggap masalah sudah selesai dan memperingatkan Israel akan memberikan tanggapan yang jauh lebih parah jika rezim Israel melakukan kesalahan lagi.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *