Inisiatif Sekolah Ekologis: Dorong Kesadaran Lingkungan Sejak Usia Dini

Ahmad Riadi
jambore sekolah ekologis

JAKARTA, Quarta.id- Anggota Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) yakni Yayasan Gita Pertiwi, PPLH Bali, Nol Sampah dan Ecoton menyelenggarakan Jambore Sekolah Ekologis 2025 pada 21-23 Oktober 2025.

Dari siaran pers yang diterima Quarta.id, Sabtu (24/10/2025) disebutkan bahwa kegiatan yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kemendikdasmen ini merupakan  wadah pembelajaran bersama, inspirasi, sekaligus ruang kolaborasi bagi murid, guru, dan komunitas pendidikan.

Acara ini mengusung tema “Sekolah Ekologis: Belajar, Berkarya, Berkelanjutan” dan bertujuan mengajak peserta untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan sekolah yang ramah lingkungan, sehat, dan berbudaya ekologis.

BACA JUGA: Sarimukti dan Akhir Cerita TPA Open Dumping: Kemana Sampah Kita Akan Dibawa?

Oleh AZWI, Sekolah ekologis disebut sebagai upaya mendorong daya kritis siswa, daya pikir kritis siswa lebih peduli pada kelestarian lingkungan, lebih peduli pada aksi-aksi nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

“Di dalam sekolah ekologis ini ada empat topik utama, yaitu sampah dan pengelolaannya, energi terbarukan, keanekaragaman hayati, dan pangan sehat,” kata Direktur Yayasan Gita Pertiwi Titik Eka Sasanti.

Titik menyampaikan bahwa Jambore Sekolah Ekologis 2025 merupakan kegiatan berskala nasional perdana.Selama ini kegiatan serupa umumnya dilaksanakan di tingkat kabupaten atau provinsi, namun kali ini perwakilan dari tiga provinsi yakni Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, berkolaborasi menyelenggarakan Jambore Sekolah Ekologis Nasional.

BACA JUGA: Indonesia Perkuat Roadmap Pengurangan Sampah Melalui Strategi Guna Ulang oleh Produsen

Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak siswa dan sekolah di seluruh Indonesia untuk bergerak bersama mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan.

Upaya ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang melihat pentingnya peran pendidikan dalam menjawab tantangan krisis lingkungan.

“Saat ini negara sedang tidak baik baik saja, dunia sedang menghadapi triple planetary crisis (perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, polusi). Jadi acara ini sangat luar biasa, melalui ini kami berharap anak didik dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah dan bisa menularkan kepada generasi-generasi yang akan datang,“ ujar Plt Kepala Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup KLH, Siti Mariam.

BACA JUGA: Peneliti dan Aktivis Lingkungan Ingatkan Potensi Bahaya Mikroplastik pada Jajanan Anak

Momentum Jambore ini sekaligus menjadi ajang peluncuran Modul Sekolah Ekologis, sebuah panduan yang dirancang untuk membantu sekolah mengintegrasikan prinsip-prinsip ekologis ke dalam kegiatan belajar mengajar dan budaya sekolah sehari-hari.

Modul ini diharapkan dapat mendukung salah satunya program Sekolah Adiwiyata dan memperkuat upaya integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum dan budaya sekolah, sekaligus menjadi referensi nasional dalam membangun sekolah yang berkelanjutan. 

“Kami sangat mengapresiasi peluncuran modul sekolah ekologis, modul ini bukan hanya panduan, namun juga sangat inline dengan aspek penilaian sekolah adiwiyata dan sekolah sehat. Modul bisa digunakan bapak ibu guru dan siswa, juga diharapkan hasilnya bisa berjejaring dengan sekolah-sekolah yang belum tergabung dengan sekolah adiwiyata agar mereka terpapar dengan semangat menjaga lingkungan yang sama,” tambah Mariam.

Selain meluncurkan Modul Sekolah Ekologis, acara juga dimeriahkan dengan agenda seminar nasional, youth action, pameran hingga kunjungan lapangan ke salah satu sekolah ekologis yang berada di Surakarta.

Berbagai agenda tersebut merupakan ajang berbagi praktik baik, memperluas wawasan, dan memperkuat kerja sama lintas daerah. Dengan demikian, jambore ini bukan hanya pertemuan seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat gerakan Sekolah Ekologis secara nasional.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *